Cerita Malaysia di Juni 2018 ( Bagian 2)

          

          

          

          

Selamat pagi #senyumlebar
melihat pemandangan yang super kece dari jendela kamar yang lebar. Kapan lagi, bangun pagi bisa melihat pemandangan kota Kuala Lumpur dan itu ada menara yang sangat tinggi. hmmm apa ya namanya. Lupa ! Buka catatan dulu. Nah ini dia Menara Kuala Lumpur adalah menara komunikasi dengan tingginya 421 meter atau 1.381 kaki dan merupakan menara freestanding tertinggi ke 7 di dunia . Wow!!!!

Dan rencana di hari ke 2 ini sebetulnya kita akan pp ke Malaka, tapi dikarenakan tiket kereta ETS Platinum tujuan Penang belum dapat, semua full baik pembelian online maupun tiket langsung jadi kita harus cari alternatif naik bus dari Terminal Bersepadu Selatan tujuan Butterworth, dari sana nanti naik feri menuju Georgetown, Penang. Gitu rencananya, jadi dari bukit Nanas station yang berjarak 5 menit dengan jalan kaki dari tempat kita menginap, naik monorail menuju TBS berhenti dulu di Terminal Hang tuah, ganti menuju ke TBS. Dan ternyata sudah fullbook juga, sedih. Di Malaysia ternyata sama persis dengan di Indonesia, dimana libur panjang Idul fitri, mereka pulang kampung. Karena Indonesia dan Malaysia pada dasarnya sama dimana negara dengan mayoritas beragama islam.

Kembali ke soal Penang agak sedih, soalnya apartement di Penangnya sudah dipesan sejak kita masih di Bandung, lewat booking.com yang memberikan aturan apabila cancel, uang sejumlah pesanan kita akan hangus. Karena kita mencantumkan nomer kartu kredit. Alternarif lain, naik pesawat terbang tapi harganya gila gilaan saat liburan seperti ini hampir mencapai 3 juta seorang. Edan!!! Dan pilihan terakhir adalah dengan menyewa mobil beserta sopir.

Sebelum sakit kepala, kita sarapan pagi dulu. Harus sarapan enak !
Dan kita langsung mencoba nasi kandar Pelita di KLCC, jalan kaki sekitar 15 menit dari Vortex.  Tempatnya sangat besar dengan meja kursi yang banyak dan ini buka 24 jam.

Lokasi:
Nasi Kandar Pelita
149, Jalan Ampang, Kuala Lumpur 50450
Malaysia

      

      

       

      

      

      

      

Modelnya kayak nasi padang, banyak pilihan lauk dan sayurnya. Hayoo bingung kan ? Tapi untungnya, Cici Merah udah browsing dulu deh. Ayamnya wajib dicoba ditambah dengan kari campur biasanya dikasih beberapa macam kuah kari. Tapi pagi ini, Cici Merah cukup 1 macam kari aja soalnya mau merasakan ayamnya dan tambah sayurnya ada kol ditumis tapi agak berwarna kuning kayaknya pakai bumbu kari juga dan lalabnya pilih sayur okra atau lady finger.

Ayam goreng bertepungnya berwarna agak merah, tapi rasanya ajib enak deh. Kenapa enak? Sampai dirasain pelan pelan, pakai bumbu apa ya ? Gak nemu deh. Enak, kulit juga ayamnya tuh enak. Tambah kuah karinya yang gurih sedap juga gigitan okra. Sebetulnya kalau di jadikan lalab tidak terlalu suka tapi gak ada salahnya coba. Kalau di bikin masakan lebih suka. Soalnya kalau di jadikan lalab, lendirnya lebih terasa lengket gitu. Harganya juga bersahabat disini, kita berlima makan dan minum, habis RM45,2 jadi kalau di Rupiahin, masing masing hanya bayar sekitar
Rp 32.000. Okay kan?

      

      

      

            

Perut sudah terisi, saatnya hunting tiket langsung menuju station bukit nanas dulu dan kita beli kartu myrapid harganya RM10 udah ada isi RM9 tapi kita tambah lagi isi RM10. Hampir setengah hari, kita jalan jalan dari satu station monorail juga station MRT-nya. Semua dicoba deh. Dan orang orang Malaysia, ramah dan baik. Jadi ketika kita bingung, pas pergantian monorel ke MRT tiba tiba ada anak muda yang bantu kita sambil diambilkan map berwarna dan diantar sampai depan MRTnya . Hebat!! Gbu bro!

  

  

  

Lanjut, kita menuju Bukit Bintang dengan naik MRT. Bukit Bintang dikenal sebagai pusat mode dan hiburan di Kuala Lumpur Banyak mall mall besar, juga cafe dan Mall yang paling terkenal adalah Pavillion dengan brand brand terkenal di dunia. Di pintu masuk utama Pavillion ada Pavilion Crystal Fountain yang diluncurkan bersamaan dengan Karnaval Malaysia Mega Sale pada 5 Juli 2009.  Dengan ketinggian 3,6 meter dan lebar 6 meter, dan telah diakui oleh Malaysia Book of Records sebagai Air Mancur Kristal Liuli tertinggi di negara dan lokasinya di jantung sabuk turis atau belanja di Segitiga Emas telah menjadikannya tempat favorit untuk mengambil foto. Termasuk kita 😆.

Lokasi:
Pavillon
Lot No L1.35 Level 1 Pavilion KL Shopping Mall Jalan Bukit Bintang 50250 Kuala Lumpur MY, Bukit Bintang Street, Kuala Lumpur, Federal Territory of Kuala Lumpur, Malaysia

     

     

     

         

     

     

Siang ini, cuaca sangat panas dan mau makan siang dimana ya? Rencana mau mampir ke Nasi Ayam Chee Meng di Bukit Bintang Street tapi gak jadi akhirnya kita melewati LOT 10 Shopping Mall. Melewati Tokyo Secret, Hanjuku Cheese Tart ini sangat enak. Harganya RM7 dengan tekstur yang sangat lembut dan filling cheese yang melimpah dan rasanya gurih enak.

Lokasi :
LOT 10
50, Bukit Bintang Street, Bukit Bintang, 55100 Kuala Lumpur, Federal Territory of Kuala Lumpur, Malaysia

Buka jam 10:00-22:00

      

      

      

      

      

Mall berlantai 5, dengan berbagai macam brand lokal dan brand International. Juga ada Toko dengan barang barang made in Japan, Isetan. Dan dilantai basement ada Foodcourt dengan pilihan makanan lokal Malaysia, Lot 10 Hutong Heritage Food Village namanya. Banyak pilihan makanan yang menarik, bikin bingung mau makan apa. Dan lucu sih, kita sekeluarga selalu aja kompak jadi kalau 1 orang pesan makanan tersebut, semua ikut pesan ditempat yang sama.

Akhirnya yang sangat menarik perhatian kita adalah Roast Duckking ada bebek panggang tentu saja juga ada babi panggang atau panggang Char Siew.

Harga:
Roasted duck rice RM12.30
Roasted Chicken RM12.30
Roasted Duck Noodle RM13.70
Roasted Pork Belly RM13.70

     

     

     

Bebek panggangnya berwarna merah menggiurkan dan ketika digigit sangat juicy ,lembut dagingnya dan beraroma manis ,sangat dagingnya dengan Kulitnya yang tidak berlemak tetapi kaya rasa dan crunchy. Dimakan bersama nasi putih atau noodle sama enaknya. Roasted pork bellynya juga sangat enak, gurih dan basah tapi bagian luarnya garing dan crunchy ketika digigit ada bunyi kriuk. Haoce!

Lokasi:
ROAST DUCKKING
Lot 10 Hutong Shopping Centre 
50 Jalan Sultan Ismail 
50250 Kuala Lumpur 
Malaysia

Minumnya, kita coba koong Woh Tong yang berasal dari Cina dan gerainya banyak di Mall Mall Kuala Lumpur. Terkenal dengan jeli herbal tradisional GuiLingGao dan teh herbal, yaitu Ya Sei Mei dan Wong Lo Kat.

Karena jeli herbal dan teh herbal telah terbukti efektif, mereka menjadi populer dan dikenal dengan baik oleh orang-orang dari lebih dari 20 negara di seluruh dunia, termasuk Cina, Amerika Serikat, Kanada, Jerman dan Perancis. Produk herbal ini efektif untuk menghilangkan panas tubuh dan membersihkan racun dalam darah dan memperbaiki warna kulit. 

Harga
Five flower Tea Cup RM2.80
Wong Lo Kat Herbal Tea RM2.80

Lokasi:
Koong Woh Tong
Lot 10 Hutong Shopping Centre 
50 Jalan Sultan Ismail 
50250 Kuala Lumpur 
Malaysia

Setelah puas dan perut kenyang, saatnya cuci mata di Sungei Wang Plaza, yang letaknya depan Lot 10. Sungei Wang Plaza yang berlantai tujuh adalah salah satu pusat perbelanjaan Kuala Lumpur yang terkenal murah.

Belanja di Kuala Lumpur tak selalu mahal, banyak juga pilihan wisata belanja murah. Salah satunya di Sungei Wang Plaza, yang terkenal dengan harganya yang bersahabat. Mulai dari souvenir sampai gadget, buku, kosmetik, jam tangan, perhiasan, fashion dapat di buru dengan harga miring. Kita dapat beberapa coklat dengan harga okay, untuk oleh oleh. Juga kaos bertuliskan Malaysia, bisa kamu buru disini. Fashion ceweknya ada beberapa toko ala korea yang menarik tapi harganya udah dibandrol jadi gak bisa ditawar lagi. Model dan harganya juga cocok deh.

Lokasi:
PLAZA SUNGEI WANG
Jalan Bukit Bintang, Bukit Bintang, 55100 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Malaysia

Buka Jam 10:00-22:00

Setelah puas cuci mata di Plaza Sungei Wang, saatnya mencari makan malam di jalan Alor, dengan berjalan kaki sekitar 10 menit sudah sampai di area ini. Kata banyak orang, kurang afdol kalau main ke Kualalumpur tanpa berkunjung ke Jalan Alor. Syurga kuliner say! Karena disinilah pusat Street food yang bakal bikin kalap. Sebetulnya kalau diperhatikan tidak semuanya berjualan memakai booth di pinggir jalan karena mereka juga punya tempat permanen bukan kaki lima. Meja dan kursi memenuhi hampir separuh jalanan, ditambah lampu lampu lampion jadi makin semarak.
Sangat ramai dan katanya semakin malam bakal semakin ramai lagi. 

 

Koko Biru dan Cici Merah, berjalan menyusuri Jalan Alor sembari melihat-lihat menu yang ditawarkan. Sebagian besar restoran di sini menawarkan Masakan Cina, karena memang pemiliknya adalah warga Malaysia etnis Tionghoa. Dan ada yang khas dari Jalan Alor adalah para sales restaurant yang rajin menawarkan menu ke setiap pejalan kaki yang lewat, mereka dengan suara lantang menawarkan dagangannya. Tapi kalau kita kurang berminat cukup gelengkan kepala. Hanya disini jangan duduk sembarangan, misal pesan makannya dimana, eh makannya ditempat lain. Bisa kena omelan. Hahaha, pengalaman pribadi. 

   

   

   

Dan satu lagi yang unik, ada juga pengamen jalanan tapi orang orang stabilitas yang menyanyikan lagu lagu mandarin dengan merdunya. Mereka hanya melewati tempat duduk kita tanpa merasa ditodong, jadi kalau kamu ingin sedikit berbagi, tinggal masukkan uangnya ke dalam kotak donasi yang tersedia.

   

   

   

   

   

   

Sangat mencuri perhatian melihat dim sum berwarna warni yang menarik dan beragam sangat menggoda juga rasanya sedap plus sambal bawangnya yang mantap. Rasanya juga enak enak

Harga
RM10 (isi 8 pcs)

  

  

    

  

Lihat kiri kanan, banyak banged makanan. Benar aja kata orang di Jalan Alor adalah Syurga kuliner.  Terbukti. Ini beberapa foto yang kita sempat abadikan. Kita sempet coba rujak kedondong yang segar harga RM5 dan Koko Biru sampai 2 kali beli lagi. Hahahaha. Untuk minumannya juga segar segar deh, ada air kelapa atau air mata kucing RM5 yang ukuran Large. Sempat belanja dendeng babi untuk oleh oleh. Dendengnya langsung dibakar di tempat. Harga Dendeng RM38.3. Lalu lihat durian goreng, penasaran juga hahaha harganya RM10 dapat 3 biji.

   

   

Makan beratnya kita coba di Xin Yi Kitchen yang banyak beragam pilihannya dari nasi lemak sampai bakut teh juga ada. Total makan berlima RM76.30 udah termasuk Bir 1 botol. Untuk rasanya B aja sih.

Jalan jalan sudah, cuci mata sudah, belanja sudah dan makan kenyang juga sudah. Saatnya kembali bertemu kasur dan bantal.

Good night

Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
http://www.letsgoeatall.blogspot.co.id

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s