Cerita Penang di Juni 2018 (Bagian 4)

      

                    

Roadtrip hari ini menjadi perjalanan panjang, dari Kuala Lumpur menuju Penang dan kita menyewa mobil lengkap dengan drivernya. (Beda dengan Driver yang kemarin) Hitungannya pulang pergi jadi gak hitungan jam, bayar RM1600 sudah termasuk bensin, toll dan lain lain. Dan pulangnya nanti dijemput sesuai dengan waktu yang dijanjikan. Perjalanan sekitar 355KM dengan perkiraan durasi sekitar 4 jam-an.  Seperti cerita di awal, kita tidak mendapatkan tiket bus ataupun kereta ETS dikarenakan Hari Raya Idul Fitri sehingga banyak orang yang mudik.

Kalau kamu mau naik bus dari Terminal Bersepadu Selatan tujuan Butterworth. Durasi perjalanan 5 sampai 6 jam. Bisa juga naik kereta ETS dari KL Sentral tujuan Butterworth, durasi perjalanan 4 jam. Harga tiket dipastikan jauh lebih mahal dibandingkan naik Bus. Tapi kalau dihitung-hitung, karena kita berlima jauh lebih okay kalau sewa mobil. Karena kalau naik bus atau kereta ETS , kalian harus menyebrang dari Butterworth ke Georgetown, Penang. Setelah turun dari Ferry menuju terminal bus Weld Quay, dan nanti katanya ada bus gratis menuju ke Komtar.

Kalian bisa memesan tiket diMhttp://www.busonlineticket.com dan pergi dengan Kereta Elektronik (ETS) dari Kuala Lumpur ke Penang.

Untuk penginapan, kita sudah pesan didaerah Georgetown tapi memang mengecewakan, waktu awal mereka bilang gak bisa cancel (tadinya mau cancel karena bus dan kereta semua penuh sedangkan naik pesawat terbang harganya mahal) tapi katanya gak bisa cancel dan tetap harus bayar sesuai yang disepakati. Duh rugi besar ya. Tapi saat semalam kontak mereka tidak berhasil aja sampai pagipun saat kita berangkat menuju Penang. Masih tidak dapat dihubungi akhirnya setelah berulang kali ,saat sampai Penang baru berhasil bicara dan ternyata hotel yang telah kita pesan jauh jauh hari, double order dengan orang lain. Kesal banget!! Makanya pengalaman deh, harus lebih hati hati pesan lewat Booking.com. Akhirnya kita cari hotel di area Batu Ferringhi. Kejauhan sih kalau mau ke kota tapi ya gimana lagi karena hotel kebanyakan udah full.

Sebetulnya kalau ingin eksplore area Georgetown, lebih bijaksana pilih area Weld Quay, Armenian Street, Chulia Street maupun Komtar. Kalau mau ke deket daerah  pantai bisa pilih area Batu Ferringhi.

Perjalanan panjang sekitar 400 Km atau 4-5 jam perjalanan melewati Lebuhraya Utara Selatan (lebuhraya  sama dengan tol / highway ) yang diberi kode E1. Jalanan agak padat dan sempat stuck. Sambil mencari toilet dan juga tempat makan. Akhirnya ketemu satu tempat yang penuh dengan pengunjung ternyata kedai mie. Tapi repotnya gak ada buku menu, gak bisa bahasa Inggris bahkan gak bisa bahasa Melayu. Gawat deh, padahal harumnya mie sangat menggoda. Akhirnya kita melanjutkan perjalanan, dan berhenti di tempat peristirahatan yang terbagi dua kategori, ada hentian sebelah, hanya ada tempat parkir dan istirahat. Satu lagi Kawasan Rehat, ada semacam pujasera, pengisian bahan bakar, ATM juga tempat reload Touch n Go. Kita makan dulu di tempat peristirahatan, makanannya biasa aja gak ada yang spesial. Hanya minumannya O ais berasa segar padahal hanya es teh manis. Tapi packagingnya yang sederhana dan manisnya awet sampai minuman habis.

             

Perjalanan jadi berkesan di jalan tol adalah ketika melewati terowongan panjang (seperti di Film Film) dan melewati jembatan pulau penan, yaitu jembatan Sultan Abdul Halim Muadzam Shah adalah satu dari dua jembatan yang menghubungkan bagian semenanjung Malaysia dengan Pulau Penang. Jembatan sepanjang 16,9 km ini tercatat sebagai jembatan terpanjang di Malaysia dan Asia Tenggara. Wow!!!

Perjalanan panjang akhirnya sampai ketujuan. Welcome Penang!!!!  setelah 6 jam perjalanan. Tempat menginap kita di daerah Feringgi yang seperti Lembangnya Bandung, atau Puncak. Jadi kalau mau ke kota, kita harus turun dari sana, sekitar 30 menit ke kotanya. Beruntung ada Uber yang membantu kita selama di Penang.

           

           

Sejenak istirahat di Hotel Rasa sayang, di Jalan Batu Feringgi harga RM680 untuk 2 malam. Apartement dengan 2 kamar besar juga ruangan tamu, ruangan makan dan juga dapur yang luas dan point pentingnya ada balkon yang bisa melihat view Penang City.

Jam 6 sore , kita mulai bergegas menuju Gurney drive. Pesan uber dan di Penang ubernya kebanyakan memakai kendaraan sedan. Jadi kita bersempit ria supaya muat 4 orang di jok belakang. Driver Ubernya kebanyakan baik hati mengijinkan kita berdesakan. Biaya Uber RM15, soalnya jauh bagaikan dari Lembang ke Cihampelas.

Dikenal dalam bahasa Melayu sebagai “Persiaran Gurney”, Gurney Drive menawarkan berbagai makanan kaki lima dan makanan terbaik yang menarik. Dan jadi tempat tujuan kuliner malam Hawker Street Centre, pusat jajanan tenda terbesar di Penang, yang letaknya di sebelah Gurney Plaza dan Gurney Paragon. Gurney Drive memiliki bagian halal dan tidak halal, dan buka mulai pukul 18.00.

 

         

          

    

Dari kejauhan sudah terlihat keramaian, deretan pedagang dengan kedai permanen juga bangku bangku yang banyak tersedia. Banyaknya kedai yang menjual makanan, bikin makin bingung mau makan apa. Kepengen dicoba satu satu deh. Akhirnya melihat antrian yang panjang, ada sebuah kedai Char keow teow. Penasaran juga lihat antrian sepanjang ini, akhirnya dibagi deh. Yang antri dan yang cari makanan lainnya. Char Keow Teow 71, paling laris disini, seporsinya RM7, rasanya enak dengan udangnya yang besar besar.


               

Laksa Penang atau Asam Laksa sangat menarik, akhirnya beli 1 porsi harga RM5 ini kuahnya kental dengan rasa yang asem segar dan potongan ikan. Sangat segar, tapi buat yang gak terlalu suka dengan bau amis, makanan ini lumayan tercium bau amisnya. Minumannya biar makin seger, coba Air tebu harganya RM2,5. Hasil dari keliling- keliling, menarik melihat 68 Sotong bakar harganya RM5 yang small dan Rm10 yang besar.

Menurut cerita, proses persiapan dimulai dengan cumi-cumi kering dari Vietnam. Jadi kita nisa lihat proses dibakarnya cumi cumi yang telah melebar dan tipis. Dibakar diatas arang, sehingga ada harum bakaran. Ketika sudah matang, cumi-cumi ini mencapai tekstur kenya dan disajikan di atas mangkuk kertas. Sotong dimakan dengan saus cabai buatan sendiri dengan kacang yang telah dihancurkan secara kasar.

Lokasi:
68 Sotong Bakar (68 美味 香 鱿鱼) 
Pusat Penjaja Anjung Gurney, Persiaran Gurney, 10250 George Town, Pulau Pinang 

Telp 012-488-9229 
Buka jam 17.00 – 22:30

Penasaran dengan Rojak, harga 1 porsinya yang small RM3,5. Dilihat dari tampilannya, mirip dengan rujak di Indonesia. Yang berbeda ternyata bumbu kentallnya yang pekat dan rasa terasinya sangat kuat, yang bikin bumbunya berwarna gelap, dan ada rasa petisnya. rasa segar dari buah buahan dan juga toppingnya taburan kacang yang dicincang semakin membuat Rojak makin menarik.


Sate ayamnya agak berbeda dengan yang biasa kita makan di Indonesia, seperti memakai 

bumbu lain dan rasanya enak deh! Untuk Harganya agak lupa . Tapi Harganya makanan di Gurney sekitaran RM5 – RM12. Murah di banding jajanan street food di Bandung. 

Fried oyester dengan ukuran small Harganya RM12 , menarik melihat cara pembuatannya.



           

Malam semakin larut dan sambil berjalan pulang, menemukan 98 Apom adalah kedai makanan yang menyajikan makanan ringan seperti Apom Manis dan Ban Chang Kuih. Bikin ketagihan,teksturnya halus dan renyah banget dengan pilihan isiannya ada pisang juga srikaya. Harganya agak lupa, kalau gak salah RM3,5 dapat 5 pcs, saking exited lihat cara pembuatannya yang kayak martabak mini di Indonesia.

            

Hari pertama di Penang sangat berkesan, apalagi dengan kulinernya juga pemandangan city viewnya. Goodnight

Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s