Cerita HAINAN di Januari 2019 (Bagian 1)

Negara China, tepatnya Hainan Island menjadi salah satu destinasi awal liburan kita di tahun 2019. Dengan mengemban tugas menemani kedua orang tua ke Hainan 😘 akhirnya kita berlibur kesana.

Apalagi sejak tanggal 1 Mei 2018 pemegang paspor Indonesia bisa bebas visa untuk berkunjung selama maksimal 30 hari ke Hainan, China. Selain Indonesia, sebanyak 12 negara Asia-Oceania lain yang mendapatkan fasilitas bebas visa ke Hainan ialah Australia, Brunei Darussalam, Jepang, Kazakhstan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Singapura, dan Thailand.

Pulau Hainan merupakan provinsi paling selatan China yang berbatasan dengan Vietnam. Luas Pulau Hainan 34.438 kilometer persegi. Iklimnya tak beda jauh dengan Indonesia.

Hainan adalah pulau kecil di bagian paling selatan China. Selama ratusan tahun, pulau ini jadi tempat pembuangan tahanan politik dan terisolasi dari dunia luar.
Hainan jadi tempat pembuangan bagi orang yang menentang kekaisaran China. Jadi inget kalau di Indonesia seperti Nusa kambangan karena lokasinya sama, berada di lepas pantai dan dikelilingi laut.

Berangkat dari Jakarta menuju kota Haikou, jam 14:15 dan sampai di Hainan jam 18:00 tepatnya di Bandar Udara Internasional Meilan Haikou adalah bandara terbesar dan terbaru di Haikou, Pulau Hainan, China.

Perbedaan waktu hanya 1 jam dengan Indonesia. Karena kita ikut Tour jadi di jam 11 siang harus stand by di terminal 2 pintu 4 keberangkatan dan Swiwijaya air yang akan mengantar kita. Makan siang di pesawat, ayam lada hitam dengan sayuran lalu pudding dan minuman.

Sesampai di kota Haikou, anginnya super kenceng dan dingin lebih dingin dibandingkan saat di puncak.

Menginap di Golden Coast Lawton Hotel, bintang 4. Bangunannya megah, dan hotel terbagi dari kamar versi lama dan yang baru.

Menginap 1 malam, dan sesampai di Hotel langsung pembagian kamar. Kamarnya model vintage yang lumayan luas.

Kita jalan jalan ke samping kanan hotel ada satu jalan kecil dan banyak gerobak berjualan makanan. Mirip dengan Cibadak kuliner malam di Bandung, hanya ini versi kecilnya. Juga ada beberapa resto yang buka dan juga ada supermarket.

Happy juga melihat jajanan malam seperti ini. Cuma yang membingungkan, ini makanan apa ya? Menurut tour guide kita, ada makanan seperti nasi cukiok dan sayur, dan harganya murah. Setelah di cari eh ketemu hanya sayang udah sold out hanya sisa yang daging sapinya aja.

Begini ini kalau gak bisa baca huruf kanjinya China, udah ngomong gak bisa apalagi baca 😂😂.  Hanya bisa tanya harga dan tawar harga aja. Disini tentu saja makanan harganya udah fix ya. Jadi melihat antrian di mamang Kwetiaw. Akhirnya coba, 1 porsinya harga RMB10 atau sekitar Rp 21.000 Dan ternyata memang enak deh!! Kalau Cici merah lebih tertarik dengan yang berkuah. Jadi coba 1 porsi seperti kwetiaw kuah seafood, harganya RMB10. Kita coba juga model martabak dengan isian seperti kekian juga seperti daging maling. Ini non halal juga ya. Sulitnya buat teman teman muslim, kalau jajan seperti ini gak jelas mana yang halal nya. Banyak yang meragukan. Dan martabak seperti kebab ini memang enak bangeddd,
harganya sama RMB10 juga.
Perut kenyang, hati senang.

Saatnya beristirahat. Sebelum ke kamar, kita mampir ke supermarket sebelah hotel. Supermarketnya lumayan besar dan banyak snack menarik. Karena baru hari pertama, jadi kita belanja tidak terlalu banyak belanja. Irit irit dulu😁 apalagi supermarketnya udah mau tutup. Jadi besok rencana balik lagi.

Good night

Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
http://www.letsgoeatall.blogspot.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s